Menu Tutup

Rekomendasi Musik Klasik Untuk Meningkatkan Konsentrasi Anak

Alunan nada pada musik memang memiliki efek samping tersendiri untuk keadaan psikolog dan mental seseorang.

Bukan itu saja, musik juga ternyata memiliki andil dalam perkembangan kinerja otak yang mengacu pada daya konsentrasi.

Hal ini dirumuskan melalui sebuah studi yang disebut The Mozart Effect. Dengan kata lain, kalian bisa membantu meningkatkan daya konsentrasi pada otak di Kecil dengan membiarkan mereka menikmati musik klasik yang menenangkan batin.

Nah, di bawah ini ada beberapa rekomendasi musik klasik yang bisa kalian jadikan pilihan untuk diperdengarkan kepada anak kalian.

1.Wolfgang Amadeus Mozart: ‘Symphony No. 40 in G Minor’

Wolfgang Amadeus Mozart: ‘Symphony No. 40 in G Minor’

Mengikuti studi yang dikenal dengan istilah The Mozart Effect, musik klasik persembahan Mozart tentu saja tidak boleh dilewatkan.

Apalagi, musik karya Mozart pada umumnya diketahui sering dimanfaatkan untuk beberapa terapi psikologi yang menggunakan musik.

Pasalnya, alunan nada pada musik karya Mozart, seperti Symphony No. 40 in G Minor, disebut dapat membantu proses kinerja pada auditory dan fungsi motoric yang membantu daya konsentrasi anak mama dalam segala sesuatu, termasuk belajar.

2.Ludwig van Beethoven: ‘Emperor Concerto for Piano, No. 5’

Ludwig van Beethoven: ‘Emperor Concerto for Piano, No. 5’

Satu lagu seorang musisi ternama bernama Ludwig van Beethoven. Ia dikenal sebagai sosok yang mampu menghadirkan karya-karya musik klasik yang indah namun complicated dalam konotasi positif seperti yang tercermin pada Emperor Concerto for Piano, No. 5.

Alhasil, setiap not-not nada yang dihadirkan menyatu dengan kesan tersendiri yang unik di mana alunan nada yang diciptakan memberi efek samping khusus yang mampu membangun kinerja otak pada anak secara kuat dalam hitungan cepat.

3.Johann Sebastian Bach: ‘Brandenburg Concertos’

Johann Sebastian Bach: ‘Brandenburg Concertos’

Di dunia musik klasik, seorang composer sekaligus musisi asal Jerman bernama Johann Sebastian Bach dipandang sebagai seorang terpandang dalam perihal musik. Hal tersebut dikarenakan karya musiknya yang menakjubkan.

Saking spektakulernya, karya musik Johann Sebastian Bach, termasuk Brandenburg Concertos, diketahui dapat menciptakan perubahan electromagnetic frequencies pada otak dalam hitungan 7.5 cycles setiap detiknya.

Hal tersebut menunjukkan proses yang disebut Alpha Mode di mana terjadi peningkatan daya konsentrasi dan attention untuk membantu proses belajar, seperti belajar alfabet, menulis, membaca, dan hal lain semacamnya.

4.Johannes Brahms: ‘Concerto for Violin, D Major’

Johannes Brahms: ‘Concerto for Violin, D Major’

Seorang musisi kenamaan bernama Johannes Brahms telah banyak menghadirkan karya-karya musik klasik yang brilliant pada eranya, di mana semuanya tanpa terkecuali masih dipandang berkualitas pada masa kini.

Salah satunya adalah Concerto for Violin, D Major. Lagu in diketahui memiliki alunan nada yang menenangkan tetapi memberi nuansa yang menghidupkan.

Alhasil, proses Alpha Mode, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berpotensi terjadi pada anak mama saat mendengarnya.

5.Antonio Vivaldi: ‘The Four Seasons’

5.Antonio Vivaldi: ‘The Four Seasons’

Pada eranya, seorang musical composer asal Italia diketahui menciptakan berbagai karya musik klasik yang dinikmati oleh penikmat musik.

Di antara semuanya, satu karya musik berjudul The Four Seasons menjadi kesukaan yang paling menarik perhatian.

Bahkan di zaman modern, lagu tersebut masih dinikmati hingga dimanfaatkan untuk proses kesehatan fisik seperti yang diungkapkan oleh Dr. Donald Shetler yang mengaku menggunakannya, seperti dilansir dari laman additudemag.com.

Hal tersebut dikarenakan musik karya Antonio Vivaldi berjudul The Four Seasons ini memiliki kemampuan dalam meningkatkan daya konsentrasi untuk mengingat sesuatu serta mengembangkan kemampuan berbicara yang maksimal.

6.Peter Ilyich Tchaikovsky: ‘Concerto for Piano No. 1’

Peter Ilyich Tchaikovsky: ‘Concerto for Piano No. 1’

Berasal dari Rusia, seorang musisi bernama Peter Ilyich Tchaikovsky mampu membawa karya musik klasiknya hingga ke penjuru dunia.

Bagaimana tidak! Setiap alunan nada yang dihadirkan menghadirkan nada-nada piano dan instrument lain yang indah.

Hebatnya, keindahan dari nada yang dihadirkan memiliki kelebihan utama dalam meningkatkan kemampuan belajar seorang anak dalam perihal konsentrasi, kemampuan memori dan spatial reasoning.

Tidak hanya itu, lagu karya Peter Ilyich Tchaikovsky berjudul Concerto for Piano No. 1 diketahui dapat mengatasi permasalahan kinerja otak, seperti ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder yang mengarah pada gangguan pada perkembangan otak yang membuat anak susah memusatkan perhatian dan bertindak hyper.

Nah, itulah beberapa rekomendasi musik klasik yang bisa kalian pilih untuk mengembangkan konsentrasi. Semoga bermanfaat.